CIBINONG – PORTAL BERITA BOGOR | Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan konsep pembangunan koridor strategis sepanjang 8 kilometer yang menghubungkan kawasan Tegar Beriman dengan Jalan Bomang (Bojonggede–Kemang).
Koridor tersebut tidak hanya diproyeksikan sebagai jalur penghubung antarwilayah, tetapi juga dirancang menjadi kawasan terpadu yang mengintegrasikan infrastruktur, ketahanan pangan, tata air, serta potensi ekonomi masyarakat.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (5/6/2026). Rapat turut dihadiri Danrem 061/Suryakancana, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, pegiat lingkungan, serta jajaran Pemkab Bogor.
Koridor 8 Kilometer Dibangun Empat Lajur
Dalam konsep pembangunan tersebut, akses utama sepanjang 8 kilometer akan dikembangkan menjadi jalan raya empat lajur.
Pembangunan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi di sejumlah titik.
Pemkab Bogor juga menyiapkan pembangunan jembatan layang atau flyover di salah satu simpang strategis kawasan tersebut yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027.
Bukan Sekadar Membangun Jalan
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pembangunan koridor tersebut tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata.
Konsepnya diarahkan agar kawasan yang terbentuk mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Bogor.
Koridor tersebut nantinya diharapkan menjadi kawasan produktif sekaligus etalase potensi unggulan daerah.
Sektor yang akan dikembangkan mencakup pertanian, peternakan, perikanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang tumbuh di sepanjang kawasan.
Potensi Pertanian, Peternakan dan Perikanan Dikembangkan
Sebagai bagian dari konsep kawasan terpadu, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor diarahkan menyiapkan sejumlah titik tematik di sepanjang koridor.
Titik-titik tersebut akan menampilkan berbagai potensi unggulan sektor perikanan dan peternakan Kabupaten Bogor yang terintegrasi dengan tata ruang serta pengembangan kawasan.
Dengan konsep tersebut, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat memberikan efek berantai terhadap sektor produktif masyarakat.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Pengembangan koridor strategis ini juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat mempermudah mobilitas orang dan barang, memperkuat akses terhadap sentra produksi, serta mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi di sekitar kawasan.
Pemkab Bogor ingin memastikan pembangunan infrastruktur memiliki dampak langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Penutup
Rencana koridor strategis sepanjang 8 kilometer menjadi bagian dari konsep pembangunan Kabupaten Bogor yang mengintegrasikan infrastruktur dengan ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Dengan pembangunan jalan empat lajur, rencana flyover, serta pengembangan potensi pertanian, peternakan dan perikanan, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi jalur transportasi baru, tetapi juga tumbuh sebagai kawasan produktif dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.
PORTAL BERITA BOGOR
Mengabarkan Bogor, Mengawal Fakta dan Kepentingan Masyarakat.







