Cibinong — Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara secara resmi menerima silaturahmi dan dialog mendalam dengan perwakilan Gerakan Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor, di ruang audiensi Kantor DPRD Kabupaten Bogor.

Sebagai pimpinan lembaga perwakilan rakyat yang dipercaya oleh warga Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyatakan bahwa tugas utama DPRD adalah mendengarkan setiap aspirasi, kritik, dan kekhawatiran yang disampaikan oleh masyarakat luas. “Kami hadir di sini bukan hanya untuk membuat peraturan, tetapi juga untuk menjembatani suara warga ke dalam kebijakan pemerintahan daerah,” ujar Sastra Winara dalam sambutannya.

Dalam pertemuan tersebut, Sastra Winara mendengarkan secara seksama poin‑poin aspirasi yang disampaikan perwakilan gerakan terkait pengelolaan anggaran daerah, transparansi pengadaan barang dan jasa, serta upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bogor. Beliau menegaskan bahwa DPRD melalui seluruh jajaran anggota dewan akan memperketat fungsi pengawasan terhadap setiap program dan kegiatan yang dibiayai dari uang pajak masyarakat.

“Kami menyadari bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada kami untuk menjaga keadilan dan kejujuran dalam pengelolaan dana daerah. Oleh karena itu, kami akan mendorong pembentukan tim pemantauan khusus, serta memanggil jajaran pemkab untuk mempertanggungjawabkan setiap program yang berjalan,” lanjut Sastra Winara.

Sastra Winara juga menambahkan bahwa pintu ruang audiensi DPRD akan selalu terbuka bagi kelompok masyarakat manapun yang ingin menyampaikan aspirasi secara teratur dan terstruktur, tanpa terkecuali. Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen beliau untuk menjadikan DPRD Kabupaten Bogor lembaga yang responsif, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (Tim)