CIBINONG – PORTAL BERITA BOGOR | Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan dukungan terhadap produksi film layar lebar “Sayap Kecil Praja Muda Karana”, karya rumah produksi Checklist Cinema bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor.
Film tersebut tidak hanya mengangkat nilai-nilai kepramukaan, tetapi juga membawa potensi wisata Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kepada masyarakat yang lebih luas.
Film Jadi Media Pendidikan Karakter
Dukungan Rudy Susmanto sejalan dengan perannya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Kabupaten Bogor dalam mendorong pendidikan karakter generasi muda melalui berbagai media kreatif.
Kolaborasi produksi film ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Checklist Cinema dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor pada 13 Mei 2026.
Penandatanganan tersebut dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor Agus Ridho serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal yang mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor.
Film yang disutradarai Hendra Lee atau Hendra Adi Ramadhan ini mengangkat semangat Praja Muda Karana dengan nilai kebersamaan, kedisiplinan, perjuangan dan semangat berkarya.
Menariknya, cerita film tersebut disebut bersumber dari kisah Rudy Susmanto sehingga memiliki keterkaitan dengan nilai kepemimpinan serta kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor.
Promosikan Malasari Lewat Layar Lebar
Pemkab Bogor menyambut positif kolaborasi antara industri perfilman dan Gerakan Pramuka tersebut.
Selain sebagai hiburan dan sarana edukasi, film dinilai dapat menjadi media promosi daerah dengan memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Bogor, khususnya Desa Malasari di Kecamatan Nanggung.
Melalui karya perfilman, potensi lokal diharapkan dapat dikenal oleh masyarakat di luar Kabupaten Bogor sekaligus membuka ruang bagi pengembangan industri kreatif daerah.
Ditargetkan Tembus Festival Film
Eksekutif Produser film, Aldi Supriyadi, menyampaikan bahwa “Sayap Kecil Praja Muda Karana” direncanakan mengikuti berbagai festival film, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan inspiratif yang dibawa film sekaligus memperkenalkan nilai-nilai Pramuka dan potensi daerah kepada penonton yang lebih luas.
Produksi film melibatkan sejumlah tenaga kreatif, di antaranya Aldi Supriyadi dan Dawaq Faturakhman sebagai eksekutif produser, Mickey Alferd sebagai produser pelaksana, Julian Kunto sebagai produser kreatif, serta Eko Cheng sebagai co-sutradara.
Sinergi Pramuka dan Industri Kreatif
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan gerakan pendidikan karakter dengan industri kreatif.
Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana” diharapkan dapat membawa pesan tentang kebersamaan, disiplin, perjuangan dan semangat berkarya, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal serta memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Bogor.
Dengan mengangkat cerita dan potensi lokal ke layar lebar, Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi lokasi produksi, tetapi juga bagian dari pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui karya perfilman tersebut.
REPORTER: admin







