PARUNG PANJANG – PORTAL BERITA BOGOR | Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menghadapi dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Parung Panjang.
Sebanyak 12.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di Kampung Pasir Beureum RT 02/RW 04, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kamis (23/7/2026). Penyaluran dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Antisipasi Dampak Musim Kemarau
Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif Pemkab Bogor untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya potensi kekeringan selama musim kemarau.
Rudy Susmanto menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi kondisi tersebut. Penanganan tidak hanya dilakukan melalui distribusi air bersih, tetapi juga dengan memperkuat sumber-sumber air serta meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
Menurut Rudy, kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini agar dampak kekeringan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
“Lebih baik kita bersiap sebelum kondisi menjadi darurat. Itulah prinsip kami dalam mengantisipasi potensi kekeringan di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Perhatikan Aktivitas Ekonomi Masyarakat
Selain memenuhi kebutuhan air bersih rumah tangga, Pemkab Bogor juga memperhatikan dampak kekeringan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian dan perikanan yang sangat bergantung pada ketersediaan air.
“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak hanya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan perikanan yang sangat bergantung pada ketersediaan air,” jelas Rudy.
Pemkab Bogor memastikan distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Pemantauan Wilayah Rawan Kekeringan Diperkuat
Pemantauan kondisi di lapangan juga terus diperkuat untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran selama musim kemarau berlangsung.
Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya hadir lebih awal dalam menghadapi potensi kekeringan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.
“Bagi kami, mencegah lebih baik daripada mengatasi. Kami hadir lebih awal dan bekerja lebih cepat untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Melalui sinergi antarperangkat daerah, Pemkab Bogor berkomitmen menjaga ketersediaan air bersih sekaligus meminimalkan dampak kekeringan, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berjalan.
Reporter: admin







