BOGOR — PORTALBERITABOGOR – Kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) VI Masa Sidang II Tahun 2025–2026 yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Gunung Sindur berlangsung lancar dan penuh partisipasi dari berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam, perwakilan Puskesmas, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), PGRI, para kepala sekolah, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta berbagai stakeholder lainnya yang memiliki kepentingan dalam pembangunan wilayah.

Reses tersebut menjadi momentum penting bagi anggota DPRD Kabupaten Bogor untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Dalam kegiatan itu, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil VI turut hadir, di antaranya Andi Permana, Irfan Baihaki, Okke Fauzi, Sutisna, Sugara, Irman Nurcahyan, dan Arif Rochmawan. Kehadiran para wakil rakyat ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang dinilai sangat mendesak bagi kemajuan wilayah.

Beberapa aspirasi utama yang kerap muncul dalam kegiatan reses tersebut antara lain perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan, yang dinilai masih menjadi kebutuhan mendasar di sejumlah wilayah. Selain itu, masyarakat juga mendorong pembangunan SMP Negeri 2 Rancabungur guna memperluas akses pendidikan bagi para pelajar di wilayah tersebut.

Tidak hanya itu, warga juga mengusulkan penataan Alun-Alun Kecamatan Rancabungur agar dapat menjadi ruang publik yang lebih representatif, tertata, dan bermanfaat bagi kegiatan sosial, budaya, maupun perekonomian masyarakat.

Para anggota DPRD Dapil VI menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan penting dalam pembahasan program pembangunan serta penganggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah Dapil VI Kabupaten Bogor dapat diakomodasi secara bertahap melalui program pembangunan yang berkelanjutan, sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pemerataan pembangunan di daerah