BOGOR – PORTAL BERITA BOGOR – Upaya memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan mengantarkan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, meraih penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kapasitas pengelolaan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. Capaian tersebut sekaligus menyoroti upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun ekosistem koperasi yang lebih profesional, adaptif, dan berdaya saing.

435 Koperasi Desa Merah Putih Jadi Fondasi Ekonomi Masyarakat

Salah satu capaian strategis yang menjadi perhatian adalah percepatan pembentukan 435 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor telah memiliki koperasi berbadan hukum sebagai fondasi penguatan ekonomi berbasis wilayah.

Pembentukan kelembagaan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas peran koperasi dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Namun, penguatan koperasi tidak berhenti pada pembentukan badan hukum. Kualitas tata kelola, transparansi pengelolaan, kapasitas sumber daya manusia, serta manfaat nyata bagi anggota juga menjadi faktor penting untuk memastikan koperasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Karena itu, Diskop UKM Kabupaten Bogor terus mendorong berbagai program pembinaan agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Digitalisasi dan Profesionalisme Jadi Prioritas

Selain memperkuat kelembagaan, Diskop UKM Kabupaten Bogor menjalankan sejumlah program strategis, antara lain pelatihan penyusunan laporan pertanggungjawaban koperasi, transformasi pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), serta digitalisasi UMKM.

Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha sekaligus memperluas akses pemasaran dan pembiayaan bagi pelaku ekonomi masyarakat.

Sinergi antara koperasi, UMKM, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan juga terus diperkuat agar kegiatan ekonomi lokal memiliki jaringan usaha yang lebih luas.

Melalui kolaborasi tersebut, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu berperan dalam distribusi produk, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan anggota.

Iman Wahyu Budiana: Penghargaan untuk Seluruh Insan Koperasi

Usai menerima penghargaan, Iman Wahyu Budiana menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus memperkuat gerakan koperasi di Kabupaten Bogor.

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan koperasi yang terus membangun kolaborasi dan inovasi demi kemajuan ekonomi masyarakat.

“Penghargaan ini saya persembahkan kepada seluruh insan koperasi yang senantiasa bergerak, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam memajukan koperasi di Kabupaten Bogor. Bersama, kita wujudkan Bogor Istimewa dan Gemilang,” ujar Iman.

Dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto juga menjadi bagian penting dalam mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu sektor strategis pembangunan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya membangun ekosistem koperasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Tantangan Berikutnya: Koperasi Harus Memberikan Manfaat Nyata

Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi menjadi pengakuan atas upaya pembinaan yang telah dilakukan. Meski demikian, keberhasilan pengembangan koperasi tetap perlu diukur melalui peningkatan kualitas tata kelola, pertumbuhan usaha, partisipasi anggota, serta manfaat ekonomi yang dihasilkan.

Koperasi yang sehat diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

PORTAL BERITA BOGOR — Penghargaan bagi Kepala Diskop UKM Kabupaten Bogor ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun koperasi yang profesional dan berdaya saing. Tantangan ke depan bukan sekadar memperbanyak jumlah koperasi, melainkan memastikan setiap koperasi mampu berkembang, dikelola secara transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat.

Reporter: Admin