CIBUNGBULANG, PORTAL BERITA BOGOR – Petugas gabungan terus melakukan pendinginan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026).
Memasuki hari ke-12 penanganan, petugas tidak hanya menyasar titik yang masih mengeluarkan asap, tetapi juga mendeteksi panas yang berada di bawah permukaan dan tidak terlihat secara kasat mata.
Pemantauan dilakukan menggunakan drone thermal milik Diskominfo Kabupaten Bogor untuk membantu petugas mengidentifikasi titik panas yang berpotensi kembali memunculkan asap.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Irwanto, mengatakan teknologi drone thermal menjadi salah satu pendukung dalam menentukan lokasi yang perlu segera dilakukan penyiraman dan pendinginan.
“Sekarang kita melakukan pendinginan dari titik-titik panas yang ditunjukkan oleh drone thermal. Dari tampak luar kadang tidak ada asapnya, tetapi ada titik panas di bawahnya,” ujar Irwanto, Jumat (18/9/2026).
Menurut Irwanto, hasil pemantauan tersebut membantu petugas melakukan penanganan secara lebih terarah. Salah satunya, tim menemukan titik asap di area P3 yang kemudian langsung ditangani petugas Damkar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
“Sekarang kita menuju titik P4 untuk melakukan pemerataan juga. Mudah-mudahan kondisi seterusnya stabil dan tidak ada titik panas lagi,” katanya.
Irwanto memastikan kondisi kawasan TPA Galuga saat ini dalam keadaan terkendali. Penanganan di lapangan didukung sejumlah peralatan, di antaranya beko, tim water supply, serta jaringan selang yang menjangkau area penanganan.
“Ini sudah hari ke-12. Kita tetap melakukan pendinginan sesuai dengan perintah Pak Bupati,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses pendinginan akan terus dilakukan sampai seluruh kawasan dipastikan dalam kondisi dingin dan tidak ditemukan lagi titik panas yang berpotensi memunculkan asap.
Berdasarkan arahan pimpinan, penanganan di kawasan TPA Galuga direncanakan berlangsung hingga 29 September 2026.
Irwanto menyebutkan, hujan akan sangat membantu proses pendinginan karena dapat membasahi kawasan secara lebih merata, termasuk area yang sulit dijangkau petugas.
“Kita doakan bersama, mudah-mudahan turun hujan. Tadi juga sudah dilaksanakan salat Istisqa. Mudah-mudahan doa tersebut terkabul. Itu doa kita bersama dan doa seluruh warga yang ada di sini,” tandasnya.







