CIBINONG, PORTAL BERITA BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor kembali membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat birokrasi dengan menghadirkan aparatur yang profesional, berintegritas dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Seleksi digelar atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Tahun 2026. Pendaftaran dibuka pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026 melalui portal ASN Karier BKN.

Enam Jabatan Strategis Dibuka

Dalam seleksi terbuka tersebut, terdapat enam jabatan pimpinan tinggi pratama yang dibuka, yakni:

  • Asisten Administrasi Umum;
  • Asisten Perekonomian dan Pembangunan;
  • Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan;
  • Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD);
  • Kepala Dinas Kebudayaan;
  • Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan.

Jabatan-jabatan tersebut memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan serta program pembangunan Kabupaten Bogor.

Rudy: Seleksi Harus Transparan dan Objektif

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa seleksi terbuka dilakukan sebagai bagian dari transformasi birokrasi. Pemerintah daerah ingin memastikan jabatan strategis diisi ASN yang memiliki kemampuan, integritas, pengalaman, serta komitmen terhadap pelayanan masyarakat.

“Proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh ASN yang memiliki potensi, kompetensi, dan dedikasi untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.

Rudy berharap pejabat yang nantinya terpilih mampu membawa semangat perubahan, meningkatkan kinerja organisasi, serta mendorong kualitas pelayanan publik.

Terbuka bagi PNS se-Jawa Barat

Seleksi tersebut diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan meliputi aspek administrasi, kompetensi, pengalaman jabatan, kepangkatan, pendidikan dan ketentuan lainnya sebagaimana tercantum dalam pengumuman resmi panitia seleksi.

Peserta juga diwajibkan mengunggah dokumen administrasi melalui sistem yang telah disediakan, antara lain surat lamaran, daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, KTP, pasfoto, surat keputusan pangkat, surat keterangan sehat serta sejumlah dokumen pendukung lainnya.

Seleksi Berlapis, Tanpa Dipungut Biaya

Tahapan seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi administrasi, assessment kompetensi, penulisan makalah, presentasi dan wawancara, pemeriksaan kesehatan hingga penelusuran rekam jejak.

Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 28 Agustus 2026, dengan catatan jadwal tersebut dapat berubah sesuai keputusan Panitia Seleksi.

Pemkab Bogor menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Pelaksanaan seleksi juga mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi dan akuntabilitas serta bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Mencari ASN Terbaik untuk Bogor

Melalui seleksi terbuka ini, Pemkab Bogor membuka ruang bagi ASN terbaik untuk menunjukkan kompetensi dan kapasitasnya dalam mendukung pembangunan daerah.

Rudy menekankan pentingnya mendapatkan pejabat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan dedikasi untuk menjalankan tugas pemerintahan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi Kabupaten Bogor yang profesional, adaptif, transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Reporter: PORTAL BERITA BOGOR