CIBINONG – PORTAL BERITA BOGOR | Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong pengembangan Masjid Raya Nurul Wathon agar tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata religi dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menghadirkan kawasan masjid yang dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat lebih luas, baik dalam bidang keagamaan maupun kehidupan sosial.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Pengajian Akbar TP-PKK Kabupaten Bogor bersama Ustadz Maulana di Masjid Raya Nurul Wathon, Selasa (11/8/2026).

Menurut Ajat, tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung setiap akhir pekan menjadi salah satu indikator besarnya potensi kawasan masjid tersebut untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata religi.

Pengunjung dari Berbagai Daerah Jadi Potensi

Ajat mengungkapkan, Masjid Raya Nurul Wathon tidak hanya dikunjungi masyarakat Kabupaten Bogor, tetapi juga warga dari sejumlah daerah lain, termasuk Depok dan Cirebon.

Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pendukung agar kawasan masjid semakin nyaman dan representatif.

Pemkab Bogor ingin menjadikan masjid bukan sekadar tempat untuk melaksanakan ibadah dan pengajian, melainkan juga ruang interaksi masyarakat yang mampu memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, serta aktivitas sosial.

Karena itu, pengembangan kawasan perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kenyamanan jamaah, kemudahan akses, dan fungsi fasilitas bagi masyarakat luas.

Menara Masjid Berpeluang Dikembangkan

Salah satu rencana yang tengah dipertimbangkan Pemkab Bogor adalah mengoptimalkan pemanfaatan menara Masjid Raya Nurul Wathon agar dapat diakses masyarakat.

Menurut Ajat, pengembangan fasilitas tersebut perlu dirancang secara matang sehingga memberikan nilai tambah bagi kawasan masjid.

Rencana itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus memperluas manfaat fasilitas yang tersedia.

Meski demikian, pengembangan tersebut tetap membutuhkan perencanaan teknis dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan pengunjung, serta fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah.

Perkuat Peran Masjid dan Ketahanan Keluarga

Dalam kegiatan yang sama, Ajat juga menyampaikan apresiasi terhadap peran kaum ibu dalam membangun ketahanan keluarga dan mendukung kesejahteraan rumah tangga.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, mengapresiasi pelaksanaan Pengajian Akbar TP-PKK yang menghadirkan Ustadz Maulana.

Menurut Eva, kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman agama, sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara kader PKK.

Ia juga mengajak seluruh kader PKK di Kabupaten Bogor untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat ketahanan keluarga, dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wisata Religi Harus Memberikan Manfaat Nyata

Pengembangan Masjid Raya Nurul Wathon menjadi destinasi wisata religi diharapkan mampu memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat ibadah sekaligus ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tingginya kunjungan masyarakat menjadi modal awal, tetapi pengembangan lebih lanjut perlu didukung fasilitas yang memadai, pengelolaan yang baik, serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan jamaah dan pengunjung.

Dengan perencanaan yang tepat, Masjid Raya Nurul Wathon berpeluang menjadi salah satu tujuan wisata religi unggulan di Kabupaten Bogor, sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan dan kebersamaan masyarakat.

PORTAL BERITA BOGOR
Aktual, Tajam, dan Terpercaya

Reporter: Admin