KOTA BOGOR – PORTAL BERITA BOGOR | Kehadiran Mahkota Binokasih dalam kirab budaya Tatar Sunda di Kota Bogor menjadi momentum untuk kembali menghidupkan ingatan masyarakat terhadap sejarah dan kebudayaan Sunda.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut Mahkota Binokasih memiliki keterikatan erat dengan sejarah Pajajaran dan Bogor. Kehadirannya di Bogor dinilai menjadi pengingat bahwa wilayah ini memiliki bagian penting dalam perjalanan sejarah Jawa Barat.

Merawat Sejarah di Tengah Perubahan Zaman

Rudy menegaskan pentingnya menjaga tradisi dan sejarah Sunda di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan dan modernisasi tidak seharusnya membuat masyarakat meninggalkan akar budaya.

Mahkota Binokasih sendiri merupakan simbol kejayaan Pajajaran yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Bogor dan saat ini berada dalam perawatan Museum Sumedang Larang.

“Bangsa ini boleh maju dan modern, tetapi kita sebagai orang Sunda tidak boleh meninggalkan tradisi dan budaya,” tegas Rudy.

Pemkab Bogor Perkuat Pelestarian Budaya

Rudy mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong upaya konkret dalam menjaga warisan budaya, baik benda maupun tak benda.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor yang diarahkan untuk menangani pelestarian cagar budaya serta berbagai kekayaan budaya yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, budayawan, tokoh adat dan seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap sejarah daerah.

Momentum Memperkuat Sinergi Jawa Barat

Kegiatan kirab budaya tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, jajaran kepala daerah, Raja Sumedang, budayawan dan tokoh adat Sunda.

Rudy juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga kebudayaan sekaligus membangun daerah.

Ia menyebut kehadiran Mahkota Binokasih di Bogor menjadi salah satu momentum yang mempertemukan kembali masyarakat dengan sejarah Pajajaran.

Sejarah Bukan Sekadar Seremoni

Kehadiran Mahkota Binokasih di Bogor diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari seremoni budaya. Momentum tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, identitas dan warisan budaya Sunda.

Bagi Rudy, mengenalkan kembali sejarah kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga identitas daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Mahkota sebagai simbol kejayaan Pajajaran juga pulang kembali ke rumahnya di Bogor,” ujar Rudy.

Melalui penguatan kelembagaan kebudayaan dan kolaborasi bersama berbagai pihak, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk menjaga warisan sejarah dan budaya agar tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

REPORTER: admin