CIAMPEA — PORTALBERITABOGOR – Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Ciampea, Kak Sari Setiawati, S.Pd., SD, menghadiri kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang berlangsung di Aula Kecamatan Ciampea, Selasa (10/2/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Camat Ciampea, Drs. Pardi, selaku tuan rumah beserta jajaran, unsur Muspika Kecamatan Ciampea, serta para anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil IV.

Menariknya, dalam kegiatan reses kali ini seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil IV hadir secara lengkap. Mereka di antaranya:

Wasto (Fraksi PKS)

Aswar Anas (Fraksi NasDem)

Heri Gunawan (Fraksi Gerindra)

Lukman Rasyid (Fraksi PKB)

Hasani (Fraksi PPP)

Ridwan Muhibi (Fraksi Golkar)

Rukyat Sujana (Fraksi Demokrat)

Dalam sesi dialog dan penyampaian aspirasi masyarakat, Ketua Kwarran Ciampea menyampaikan usulan penting terkait kebutuhan pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di wilayah Ciampea. Usulan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kegiatan kepramukaan di tingkat kwartir ranting.

Pada kesempatan itu, Kak Sari secara khusus mendorong Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi pendidikan agar dapat menindaklanjuti usulan pembangunan Bumi Perkemahan tersebut hingga ke tingkat kabupaten.

Menurutnya, keberadaan Bumi Perkemahan merupakan sarana yang sangat penting untuk menunjang berbagai kegiatan kepramukaan, terutama bagi para peserta didik di wilayah Ciampea.

“Kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib di satuan pendidikan sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014, sehingga keberadaan fasilitas pendukung seperti Bumi Perkemahan menjadi sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, sangat diperlukan dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.

“Sinergi semua pihak sangat penting agar pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka dapat berjalan optimal, khususnya di wilayah Kwarran Ciampea dan Kabupaten Bogor secara umum,” pungkasnya.