BOGOR, PORTAL BERITA BOGOR | 10 September 2026 — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Irvan Maulana (Ipeck), membantah informasi yang beredar melalui pesan berantai di sejumlah WhatsApp Group terkait dugaan rapat atau pertemuan di kawasan Sentul yang mencatut nama pimpinan DPRD.
Ipeck menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Klarifikasi itu disampaikan menyusul beredarnya pesan yang menyebut adanya pertemuan dengan sejumlah pihak di wilayah Sentul pada Kamis maupun Sabtu.
“Saya menegaskan bahwa tidak pernah ada rapat atau pertemuan sebagaimana yang dituduhkan dalam pesan tersebut, baik pada hari Kamis maupun Sabtu di wilayah Sentul,” tegas Ipeck, Kamis (10/9/2026).
Untuk memperkuat klarifikasinya, Ipeck menyampaikan bahwa pada waktu yang disebut dalam pesan tersebut, dirinya berada di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta untuk keperluan medis.
Menurutnya, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta memicu kecurigaan di tengah masyarakat maupun antarlembaga.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang sumber serta kebenarannya belum jelas.
Ipeck juga mengingatkan agar perbedaan kepentingan maupun dinamika politik tidak dimanfaatkan untuk mengadu domba pihak-pihak tertentu.
“Masyarakat jangan mudah terprovokasi. Jangan sampai informasi yang belum tentu kebenarannya justru membuat kita saling curiga dan terpecah,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat lebih mengedepankan sikap kritis dengan melakukan verifikasi sebelum meneruskan pesan yang beredar di media sosial maupun grup percakapan.
DPRD Kabupaten Bogor juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah dan tidak terpengaruh oleh informasi hoaks yang dapat mengganggu hubungan kelembagaan serta ketertiban publik.







