CIBINONG, PORTAL BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong pengembangan jaringan transportasi berbasis rel di wilayah selatan dan barat sebagai salah satu strategi mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta perangkat daerah terkait telah membahas rencana pengembangan jaringan perkeretaapian di Kabupaten Bogor.

Pengembangan tersebut diarahkan tidak sekadar menjadi solusi transportasi, tetapi juga membuka akses baru bagi masyarakat, kawasan wisata, pusat ekonomi, serta wilayah yang selama ini membutuhkan penguatan konektivitas.

Jalur Gadog-Puncak Jadi Perhatian

Salah satu rencana strategis yang dibahas adalah pengembangan jalur kereta api dari kawasan Gadog menuju Rest Area Puncak.

Rencana ini diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi menuju kawasan wisata Puncak yang selama ini menghadapi persoalan kepadatan lalu lintas, khususnya pada akhir pekan dan masa liburan.

Dengan hadirnya moda transportasi berbasis rel, mobilitas masyarakat dan wisatawan diharapkan menjadi lebih efisien sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Dorong Konektivitas Bogor Barat

Selain kawasan selatan, Pemkab Bogor juga mendorong pengembangan jaringan kereta api di wilayah barat.

Koridor Jasinga–Tenjo serta Parung Panjang–Jasinga menjadi bagian dari rencana yang dibahas untuk memperkuat konektivitas wilayah barat Kabupaten Bogor.

Pengembangan jaringan tersebut dinilai strategis karena kawasan barat memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang besar. Infrastruktur transportasi yang semakin baik diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas komuter, serta membuka peluang investasi dan pusat-pusat ekonomi baru.

Rencana pengembangan kereta api di wilayah barat juga sejalan dengan arah pembangunan Pemkab Bogor yang tengah mendorong pemerataan pembangunan dan penguatan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Transportasi Terintegrasi Jadi Kunci

Rudy Susmanto menegaskan, pembangunan transportasi harus dirancang secara terintegrasi agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Menurutnya, konektivitas yang semakin baik tidak hanya memperlancar pergerakan orang dan barang, tetapi juga dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan dapat membuka peluang investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, setiap rencana pengembangan jaringan perkeretaapian akan membutuhkan kajian yang komprehensif. Kajian tersebut penting untuk memastikan pembangunan sesuai kondisi geografis, kebutuhan masyarakat, aspek teknis, serta efektivitas investasi.

Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Pemkab Bogor berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, Kementerian Perhubungan, PT KAI dan seluruh pemangku kepentingan agar rencana pengembangan transportasi berbasis rel dapat direalisasikan secara bertahap.

Pengembangan jaringan kereta api juga menjadi bagian dari visi transportasi Kabupaten Bogor yang lebih modern, terintegrasi, aman dan berkelanjutan.

Dengan wilayah Kabupaten Bogor yang luas serta tingginya mobilitas penduduk, keberadaan jaringan transportasi publik yang terintegrasi dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pemerataan pembangunan.

Rudy berharap seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tutur Rudy.

Reporter: Admin
PORTAL BERITA BOGOR