Leuwiliang — PORTAL BERITA BOGOR I Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran TNI atas keberhasilan menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang.

Menurutnya, TMMD bukan sekadar program percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang telah menuntaskan TMMD di Desa Karacak. Program ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang ada,” ujar Bupati Rudy saat menghadiri upacara penutupan TMMD ke-123 di Lapangan Tanah Merah, Desa Karacak, Kamis (22/3/2025).

Selain pembangunan fisik, Bupati Rudy juga mengapresiasi peran aktif TNI dalam membantu stabilisasi harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri melalui Gerakan Pangan Murah serta pemberian bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak program TMMD.

“TNI juga sangat berperan dalam penanganan bencana di Kabupaten Bogor. Beberapa jembatan yang rusak akibat bencana berhasil dibangun kembali berkat bantuan TNI, termasuk dua jembatan utama yang sepenuhnya dibiayai oleh TNI,” tambah Rudy.

Sementara itu, Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono menjelaskan, pelaksanaan TMMD ke-123 ini rampung lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Dengan strategi percepatan, seluruh target program telah tercapai 100 persen pada 13 Maret 2025.

Adapun capaian utama TMMD ke-123 di Kabupaten Bogor meliputi: ✅ Pengecoran jalan sepanjang 3,3 km, lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm
✅ Pembangunan tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari target awal dua unit
✅ Penambahan titik air bersih dari tiga menjadi lima titik
✅ Pembangunan satu unit mushola

Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar program-program sosial seperti: 🌱 Penanaman 1.000 pohon untuk penghijauan
🌾 Program ketahanan pangan seluas 2,4 hektar
🎒 Pemberian bantuan kepada anak-anak stunting
🍱 Program makan bergizi gratis untuk 261 siswa sekolah dasar

Sementara itu, Kapok Sahli Pangdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Albertus Magnus Suharyadi menegaskan, TMMD ke-123 dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Bogor, Pangandaran, Subang, dan Lebak.

“TMMD ini bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus mempercepat pembangunan di daerah. Kami juga mengingatkan pentingnya merawat hasil pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, seperti penyuluhan kesehatan dan edukasi masyarakat,” tegas Brigjen Albertus.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati dan jajaran, atas dukungan penuh dalam pelaksanaan TMMD ke-123, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran. Ia turut mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang setiap harinya melibatkan 75 hingga 100 orang dalam proses pembangunan.

“Kami berharap, dengan berakhirnya TMMD ke-123 ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin erat demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Brigjen Albertus.