CIBINONG – PORTAL BERITA BOGOR | Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda bukan hanya menjadi pengawas kebijakan pemerintah, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam mendorong perubahan di Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Rudy saat menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor Raya di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, pada 19 Mei 2026.

Kritik dan Gagasan Pemuda Dibutuhkan

Rudy menyampaikan bahwa kritik, saran dan gagasan yang disampaikan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan Kabupaten Bogor.

Karena itu, komunikasi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan dinilai perlu terus dibangun agar kebijakan pembangunan dapat merespons kebutuhan masyarakat.

“Suara anak muda lahir dari kepedulian terhadap masa depan daerah, melalui kritik, saran, dan gagasan yang membangun,” ujar Rudy.

Pemerintah Buka Ruang Kolaborasi

Rudy menegaskan Pemkab Bogor membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan mahasiswa. Pemerintah tidak ingin aspirasi generasi muda hanya berhenti pada kritik, tetapi dapat berkembang menjadi gagasan dan kerja bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemkab Bogor juga menyebut pembangunan Kabupaten Bogor menghadapi tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

Sejumlah agenda pembangunan yang tengah didorong pemerintah daerah antara lain percepatan pembangunan infrastruktur di Bogor Barat, betonisasi jalan, penerangan jalan umum, serta penataan kawasan pemerintahan dan ruang publik.

Pemuda Bagian dari Masa Depan Bogor

Dalam pertemuan tersebut, Rudy juga mengingatkan besarnya peran generasi muda dalam perjalanan bangsa. Ia mengutip pesan Presiden Soekarno mengenai kekuatan pemuda dalam mendorong perubahan.

Menurut Rudy, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.

Audiensi BEM se-Bogor Raya menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa sekaligus memperluas ruang partisipasi publik.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap mahasiswa tetap kritis, sementara pemerintah terus membuka ruang dialog dan menerima masukan untuk mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

REPORTER: admin