CIBINONG – PORTAL BERITA BOGOR | Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong Dharma Wanita Persatuan (DWP) agar tidak sekadar menjalankan kegiatan rutin, tetapi mampu menghadirkan program nyata yang berdampak terhadap kesejahteraan anggota, penguatan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor sekaligus Penasihat DWP Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat menghadiri Rapat Kerja DWP Kabupaten Bogor Tahun 2026, Kamis (27/8/2026). Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ajat menegaskan bahwa DWP merupakan organisasi strategis yang harus memiliki program terarah, bermanfaat, dan berkelanjutan.

Menurut Ajat, keberadaan DWP tidak seharusnya hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi harus mampu meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat ketahanan keluarga, serta membangun sinergi dengan program pemerintah daerah.

Empat Fokus Program DWP Kabupaten Bogor

Ajat menekankan empat bidang utama yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program kerja DWP, yakni pembinaan organisasi, pengembangan anggota, penguatan keluarga, serta sinergi dengan perangkat daerah tempat suami bertugas.

Ia mengingatkan pengurus agar tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga memperhatikan kebutuhan seluruh anggota.

Program pelatihan dan pengembangan keterampilan perlu diperluas agar anggota memiliki kesempatan meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan mengembangkan potensi diri.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, melainkan dari manfaat yang benar-benar dirasakan anggota dan keluarganya.

Penguatan Keluarga Menjadi Prioritas

Selain pengembangan anggota, DWP Kabupaten Bogor didorong untuk menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan anak dan penguatan ketahanan keluarga.

Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus. Karena itu, program DWP diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap terciptanya keluarga yang lebih kuat dan sejahtera.

Ajat juga meminta agar kegiatan organisasi diselaraskan dengan potensi serta program perangkat daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas manfaat kegiatan sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Bogor.

DWP, PKK, dan IKAD Didorong Perkuat Kolaborasi

Ajat turut mendorong penguatan kerja sama antara DWP, Tim Penggerak PKK, dan Ikatan Keluarga Anggota DPRD (IKAD).

Kolaborasi ant organisasi dinilai penting untuk memperluas jangkauan program, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan efektivitas kegiatan pemberdayaan keluarga serta masyarakat.

Ia juga meminta pengurus mulai mempersiapkan program kerja tahun 2027 dengan memperhatikan tahapan perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.

Persiapan sejak dini diperlukan agar program yang dirancang dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan dan memiliki arah pelaksanaan yang jelas.

Tata Kelola Organisasi Harus Transparan dan Akuntabel

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa rapat kerja menjadi momentum konsolidasi untuk menyusun strategi, memperkuat program, dan meningkatkan soliditas organisasi.

Ia juga menekankan implementasi Sapta Program Prioritas DWP tingkat nasional serta pembaruan sistem e-Reporting DWP Pusat.

Sistem pelaporan tersebut menjadi instrumen untuk mendokumentasikan dan memantau pelaksanaan kegiatan secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Melalui tata kelola yang semakin baik, DWP Kabupaten Bogor diharapkan mampu meningkatkan kualitas program sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Program Harus Terukur, Manfaat Harus Dirasakan

Dorongan Pemkab Bogor terhadap DWP menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya kegiatan, tetapi juga oleh dampak yang dihasilkan.

Penguatan kapasitas anggota, peningkatan kesejahteraan keluarga, kolaborasi dengan perangkat daerah, serta perencanaan yang matang perlu menjadi fondasi pelaksanaan program.

Ke depan, DWP Kabupaten Bogor diharapkan mampu membuktikan perannya melalui program yang menjawab kebutuhan anggota dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

DWP bukan sekadar organisasi pendamping, melainkan wadah pemberdayaan yang diharapkan mampu memperkuat kualitas anggota, membangun keluarga tangguh, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Admin
PORTAL BERITA BOGOR