BOGOR – PORTAL BERITA BOGOR | Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin rapat percepatan penataan dan penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar dapat segera berjalan optimal dan dimanfaatkan masyarakat luas. Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari para petani tanaman buah dan tanaman hias karena dinilai sangat berpihak kepada petani kecil.
Rapat yang berlangsung di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Sabtu (17/1/2026), melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mempercepat penataan sekaligus memastikan operasional Pasar Petani Garuda berjalan sesuai kebutuhan petani dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bogor menilai keberadaan Pasar Petani Garuda diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus pusat pemasaran hasil pertanian unggulan daerah.
Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas petani, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pasar Petani Garuda sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis untuk mendukung pemasaran hasil pertanian lokal, khususnya komoditas buah dan tanaman hias unggulan Kabupaten Bogor.
“Kami duduk bersama untuk bermusyawarah dan menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda agar dapat berjalan secara optimal dan segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.
Menurut Rudy, kehadiran Pasar Petani Garuda tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan petani agar memiliki akses pasar yang lebih luas, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.
“Pasar Petani Garuda hadir bukan sekadar menjadi harapan baru, tetapi juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” tegas Rudy.
Sementara itu, salah satu petani benih tanaman buah, Ruslan, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Pasar Petani Garuda. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan harapan besar bagi para petani kecil yang selama ini kesulitan memperoleh tempat usaha yang layak.
Ia menjelaskan, apabila para petani harus menyewa lahan secara mandiri, biaya yang dibutuhkan sangat besar dan sulit dijangkau oleh petani kecil.
“Alhamdulillah, kehadiran Pasar Petani Garuda sangat membantu kami para petani benih tanaman buah dan tanaman hias. Kebijakan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, ini sangat berpihak kepada petani kecil,” ungkap Ruslan.
Ruslan berharap kebijakan tersebut dapat terus berlanjut sehingga para petani benih tanaman buah dan tanaman hias di Kabupaten Bogor dapat berkembang lebih baik dan memiliki peluang usaha yang lebih luas di masa mendatang.
Dengan adanya Pasar Petani Garuda, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis sektor pertanian lokal akan semakin tumbuh sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi daerah.







