JONGGOL – PORTAL BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat sektor peternakan melalui pengembangan Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol. Fasilitas perdagangan ternak ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendorong kesejahteraan peternak dan pelaku usaha peternakan.

Melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, pemerintah daerah menghadirkan sarana perdagangan yang dilengkapi fasilitas pendukung, mulai dari ruang transaksi, kandang ternak, ruang pemeriksaan kesehatan hewan, hingga hotel hewan untuk penitipan ternak.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan keberadaan pasar tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan memperkuat tata niaga peternakan agar lebih tertib, efektif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kapasitas Ratusan Ternak, Pedagang dari Berbagai Daerah

Pasar Hewan Jonggol beroperasi setiap Senin dan Kamis. Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah daerah, pasar ini memiliki kapasitas sekitar 500–700 ekor sapi dan kerbau serta 200–250 ekor kambing dan domba.

Saat ini, sekitar 70 pedagang beraktivitas di pasar tersebut. Mereka berasal dari Kabupaten Bogor maupun sejumlah daerah lainnya, sehingga pasar ini berpotensi menjadi salah satu titik perdagangan ternak yang mempertemukan peternak, pedagang, dan pembeli dari berbagai wilayah.

Ketersediaan tempat transaksi yang lebih representatif diharapkan dapat mempermudah proses jual beli sekaligus memperluas peluang pemasaran ternak.

Dengan akses pasar yang semakin baik, peternak diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk menjangkau pembeli dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Jadi Perhatian

Selain menyediakan tempat transaksi, Pasar Hewan Jonggol dilengkapi ruang pemeriksaan kesehatan hewan untuk mendukung perdagangan ternak yang lebih tertib dan memperhatikan aspek kesehatan.

Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan pasar karena kondisi kesehatan ternak berkaitan dengan keamanan perdagangan, kelayakan hewan, dan keberlangsungan usaha peternakan.

Pemeriksaan yang dilakukan sesuai prosedur juga diharapkan membantu meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap ternak yang diperdagangkan.

Ke depan, pengelolaan fasilitas kesehatan hewan perlu didukung tenaga yang kompeten, penerapan prosedur pemeriksaan yang konsisten, serta pengawasan terhadap lalu lintas ternak.

Bagian dari Pekerjaan Strategis Kabupaten Bogor

Pembangunan Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol merupakan tindak lanjut Keputusan Bupati Bogor tentang Penetapan Pekerjaan Strategis Kabupaten Bogor Tahun 2026.

Pemkab Bogor berharap keberadaan pasar ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pedagang dan pembeli, tetapi juga memperkuat rantai perdagangan ternak dari tingkat peternak hingga konsumen.

Pasar yang dikelola secara baik berpotensi membantu mempertemukan pelaku usaha, memperlancar distribusi ternak, serta mendukung pembentukan tata niaga yang lebih efisien.

Namun, keberhasilan tersebut tetap membutuhkan pengelolaan profesional, kebersihan lingkungan, pengaturan lalu lintas kendaraan pengangkut ternak, serta ketersediaan fasilitas yang sesuai kebutuhan pengguna.

Berpotensi Menggerakkan Ekonomi Bogor Timur

Keberadaan Pasar Hewan Jonggol juga sejalan dengan upaya Pemkab Bogor mengembangkan wilayah timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Aktivitas perdagangan ternak berpotensi menggerakkan usaha pendukung, seperti penyediaan pakan, transportasi, jasa perawatan hewan, perdagangan kebutuhan peternakan, hingga usaha kuliner dan UMKM di sekitar pasar.

Dampak ekonomi tersebut diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, bukan hanya oleh pedagang ternak yang bertransaksi langsung.

Agar manfaatnya optimal, pemerintah daerah perlu memastikan fasilitas pasar berfungsi secara berkelanjutan dan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Kesejahteraan Peternak Jadi Ukuran Keberhasilan

Pengembangan Pasar Hewan Jonggol merupakan langkah untuk memperkuat infrastruktur perdagangan peternakan di Kabupaten Bogor. Namun, keberhasilan pasar tidak cukup diukur dari kapasitas kandang atau jumlah pedagang yang beraktivitas.

Manfaat nyata bagi peternak juga perlu dilihat dari kemudahan menjangkau pasar, efisiensi biaya transaksi, transparansi perdagangan, serta peluang memperoleh nilai jual yang layak.

Dengan pengelolaan yang konsisten dan fasilitas yang terus ditingkatkan, Pasar Hewan Jonggol diharapkan menjadi simpul perdagangan ternak yang mampu memperkuat daya saing peternakan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.

Reporter: Admin