CIBINONG, PORTAL BERITA BOGOR | Rabu, 7 Oktober 2026 — Perubahan kategori menjadi Adaptif menjadi catatan penting dalam perkembangan integritas sektor pendidikan di Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026, indeks integritas pendidikan daerah ini mencapai 75,46, meningkat 4 poin dibandingkan capaian 2024 yang berada di angka 71,46.

Kenaikan tersebut tidak hanya tercermin dari angka indeks. Kabupaten Bogor juga mengalami perubahan kategori, dari Korektif menjadi Adaptif. Capaian indeks tersebut tercatat berada di atas indeks nasional 2026 sebesar 73,30.

Perubahan ini menjadi salah satu indikator adanya perkembangan dalam upaya memperkuat tata kelola dan budaya integritas di lingkungan pendidikan Kabupaten Bogor.

Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman, mengatakan peningkatan SPI Pendidikan 2026 menunjukkan adanya perkembangan positif dalam upaya membangun integritas di lingkungan pendidikan.

“Alhamdulillah, hasil SPI Pendidikan Kabupaten Bogor tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang cukup positif. Indeks kita naik dari 71,46 menjadi 75,46, sehingga kategorinya berubah dari Korektif menjadi Adaptif dan berada di atas indeks nasional,” ujar Arif.

Menurut Arif, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah penguatan nilai-nilai integritas, pembenahan tata kelola, serta kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan indeks tersebut bukan menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembenahan. Penguatan pengawasan dan penerapan nilai integritas secara konsisten tetap diperlukan.

“Kategori Adaptif ini menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Integritas bukan hanya soal angka survei, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas benar-benar diterapkan dalam tata kelola dan pelayanan pendidikan sehari-hari,” jelasnya.

Bukan Sekadar Angka SPI

Pemkab Bogor menjadikan hasil SPI Pendidikan 2026 sebagai bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana penguatan integritas berjalan di lingkungan pendidikan.

Sejumlah aspek seperti transparansi, akuntabilitas, keteladanan, pencegahan korupsi, pengawasan, serta tata kelola pelayanan pendidikan menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat.

Perubahan kategori dari Korektif menjadi Adaptif sekaligus menjadi tantangan agar capaian tersebut tidak berhenti pada hasil survei, tetapi dapat dirasakan dalam praktik penyelenggaraan pendidikan sehari-hari.

Dengan indeks 75,46, Pemkab Bogor menargetkan penguatan integritas dapat terus berjalan melalui kolaborasi seluruh unsur pendidikan, sehingga tercipta tata kelola yang semakin transparan dan akuntabel serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.