BOGOR – PORTAL BERITA BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor mengerahkan 203 petugas untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban di 1.339 titik pemotongan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pemotongan hewan kurban berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan jaminan keamanan dan kesehatan hewan serta daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat.
Pengawasan Diperkuat di Seluruh Wilayah
Petugas diterjunkan ke berbagai lokasi pemotongan hewan kurban untuk melakukan pemeriksaan, mulai dari kondisi kesehatan hewan sebelum disembelih hingga pemeriksaan daging setelah proses pemotongan.
Pengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan hewan yang dikurbankan memenuhi persyaratan kesehatan dan layak untuk dikonsumsi masyarakat.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada panitia kurban mengenai tata cara penyembelihan, penanganan karkas, hingga proses pendistribusian daging agar tetap higienis.
1.339 Titik Pemotongan Jadi Sasaran
Dengan jumlah titik pemotongan yang mencapai 1.339 lokasi, keterlibatan ratusan petugas di lapangan menjadi bagian dari strategi Pemkab Bogor dalam memperluas jangkauan pengawasan.
Petugas memastikan proses pemotongan berlangsung dengan memperhatikan aspek kesehatan hewan, kebersihan lingkungan, serta keamanan pangan.
Pengawasan tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang berasal dari hewan dan menjaga kualitas daging kurban yang diterima masyarakat.
Pastikan Kurban Aman dan Layak Konsumsi
Pemkab Bogor menegaskan pengawasan terhadap hewan kurban tidak hanya berfokus pada saat pemotongan, tetapi juga mencakup pemeriksaan kondisi hewan serta penanganan daging setelah penyembelihan.
Melalui pengerahan 203 petugas di 1.339 titik pemotongan, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah kurban berlangsung aman, tertib, sehat, dan sesuai ketentuan.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat agar daging kurban yang didistribusikan benar-benar aman dan layak dikonsumsi.
REPORTER admin