JASINGA–MALASARI, PORTAL BERITA BOGOR — Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar napak tilas jejak sejarah Jasinga–Malasari yang dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HJB ke-544 sekaligus momentum untuk mengenang kembali perjalanan sejarah terbentuknya Kabupaten Bogor.
Jasinga Jadi Bagian Penting Perjalanan Sejarah Bogor
Napak tilas Jasinga–Malasari mengangkat kembali jejak sejarah pemerintahan Kabupaten Bogor. Jasinga disebut memiliki peran penting dalam perjalanan awal pemerintahan sebelum perkembangan selanjutnya berlanjut hingga wilayah Malasari.
Pemkab Bogor menjadikan momentum tersebut sebagai upaya memperkuat kesadaran masyarakat terhadap sejarah daerah. Sejarah tidak hanya dipandang sebagai catatan masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan dalam membangun Kabupaten Bogor ke depan.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut menuju kawasan Malasari yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan sejarah Kabupaten Bogor.
Bakti Sosial Jadi Wujud Kepedulian
Selain napak tilas sejarah, rangkaian HJB ke-544 juga diisi dengan kegiatan bakti sosial. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Bakti sosial diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dikembangkan dalam pembangunan daerah.
Peringatan HJB pun tidak sekadar menjadi momentum mengenang perjalanan masa lalu, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Sejarah Menjadi Pijakan Membangun Masa Depan
Pemkab Bogor menegaskan bahwa perjalanan sejarah Jasinga hingga Malasari memiliki nilai penting yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
Melalui kegiatan napak tilas, masyarakat diajak memahami bahwa Kabupaten Bogor memiliki perjalanan panjang yang dibangun melalui kontribusi para pendahulu.
Semangat tersebut kemudian menjadi pijakan untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Bogor dengan mengedepankan kebersamaan, gotong royong, kepedulian sosial, serta penghormatan terhadap sejarah daerah.
Rangkaian HJB ke-544 di Jasinga dan Malasari akhirnya menjadi perpaduan antara merawat sejarah, memperkuat kepedulian sosial, dan meneguhkan semangat membangun Kabupaten Bogor secara bersama-sama.
Reporter: PORTAL BERITA BOGOR







