CIBINONG – PORTAL BERITA BOGOR | Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat evaluasi program pembangunan dan pelayanan publik dengan menjadikan suara masyarakat sebagai salah satu dasar perbaikan kebijakan. Hasil survei terhadap pelaksanaan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman mencatat tingkat kepuasan mencapai 94,4 persen, sementara survei KaBOGORFEST 2026 menunjukkan 92,7 persen responden menyatakan puas hingga sangat puas.

Survei tersebut dilaksanakan melalui Bidang Persandian dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor. Langkah ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk mengukur keberhasilan program berdasarkan pengalaman masyarakat, sekaligus menghimpun masukan sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan.

Bagi Pemkab Bogor, keberhasilan sebuah program tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan atau terserapnya anggaran. Respons masyarakat, kualitas pelaksanaan, serta manfaat yang dirasakan publik juga menjadi aspek penting dalam menentukan efektivitas program pemerintah.

Survei CFD Tegar Beriman, Mayoritas Pengunjung Merasa Puas

Survei terhadap pelaksanaan CFD Tegar Beriman melibatkan 108 responden. Hasilnya, sebanyak 94,4 persen pengunjung menyatakan puas terhadap kegiatan tersebut.

Selain itu, 96,3 persen responden merasakan peningkatan kenyamanan kawasan, 98,1 persen bersedia merekomendasikan CFD kepada kerabat dan kolega, serta 77,8 persen menyatakan akan kembali berkunjung.

Meski menunjukkan respons positif, survei juga mengungkap sejumlah kebutuhan yang masih perlu diperhatikan. Masyarakat menyampaikan masukan mengenai penambahan fasilitas olahraga, tempat duduk, tempat sampah, toilet, hingga penataan area parkir.

Masukan tersebut menjadi catatan penting agar pengembangan CFD tidak hanya berorientasi pada jumlah pengunjung, tetapi juga memperhatikan kenyamanan, kebersihan, ketertiban, dan kelengkapan fasilitas publik.

KaBOGORFEST 2026 Raih Respons Positif

Hasil survei terhadap KaBOGORFEST 2026 yang melibatkan 420 responden juga menunjukkan tanggapan positif. Sebanyak 92,7 persen responden menyatakan puas hingga sangat puas terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Nilai keseluruhan penyelenggaraan mencapai 82,99, sedangkan aspek pertunjukan dan acara memperoleh nilai tertinggi, yakni 84,82.

Di balik capaian tersebut, masyarakat turut menyampaikan sejumlah masukan yang mencakup kebersihan, keamanan dan ketertiban, kemudahan akses, keberadaan tenant UMKM, serta kualitas pertunjukan.

Evaluasi terhadap aspek-aspek tersebut diperlukan agar penyelenggaraan kegiatan berikutnya semakin berkualitas dan mampu memberikan manfaat lebih luas, termasuk bagi pelaku usaha lokal yang memanfaatkan kegiatan sebagai ruang promosi dan pemasaran.

Diskominfo: Survei Harus Berujung pada Perbaikan

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menegaskan bahwa survei merupakan instrumen untuk mengetahui bagaimana masyarakat merasakan langsung pelaksanaan program pemerintah.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya memastikan sebuah kegiatan terlaksana. Pengalaman masyarakat, kebutuhan yang belum terpenuhi, serta kritik yang disampaikan harus menjadi bagian dari proses evaluasi.

Bambang juga menekankan bahwa hasil survei tidak boleh berhenti sebagai laporan atau angka statistik. Data tersebut perlu diolah menjadi bahan analisis dan rekomendasi untuk memperbaiki kualitas program maupun pelayanan publik.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menentukan prioritas perbaikan secara lebih terukur, berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata berdasarkan penilaian internal penyelenggara.

Tantangan Pemkab Bogor: Membuktikan Tindak Lanjut

Capaian kepuasan masyarakat menjadi indikator penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program. Namun, angka positif bukan berarti seluruh persoalan telah terselesaikan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap masukan masyarakat benar-benar ditindaklanjuti melalui perbaikan fasilitas, peningkatan pelayanan, serta penyempurnaan penyelenggaraan kegiatan.

Transparansi hasil evaluasi dan tindak lanjut juga penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana aspirasi mereka memengaruhi kebijakan pemerintah.

Pemkab Bogor melalui Diskominfo berupaya mendorong pemanfaatan survei sebagai bagian dari evaluasi berbagai program daerah. Dengan pengukuran yang terarah dan tindak lanjut yang konsisten, kebijakan pemerintah diharapkan semakin responsif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Reporter: Admin
PORTAL BERITA BOGOR